Super Critical Fluid Extraction (SCFE)

Tahun 2017, saya sempat ke China untuk memesan satu buah alat scfe ini disalah satu perusahaan di daerah Nan Jing Nan. Kami diajak berkeliling untuk melihat pabrik pembuatannya. secara pembuatan sebenarnya produksi SCFE ini bisa kita buat sendiri di dalam negeri, hanya saja saat ini masih terlalu mahal karena peminatnya sedikit.

SCFE Kapasitas 50 Kg Per Batch

Supercritical Fluid Extraction adalah suatu metode ekstraksi dengan prinsip memisahkan komponen diatas titik kritis tekanan dan suhu suatu fluida, yaitu fluida yang berada dalam fase keseimbangan antara bentuk gas dan bentuk cair. Pada kondisi ini daya larut fluida sangat tinggi dan lebih selektif daripada bentuk cair atau pun bentuk gas. 

Fluida superkritis sendiri dikarakterisasikan sebagai suatu fluida dengan densitas tinggi, viskositas rendah dan difusivitas menengah antara gas dan cairan. Properti fisik yang tidak biasa ini, justru menjadikan fluida superkritis sebagai pelarut yang ideal dan potensial. Keuntungan yang dapat diambil dari pemanfaatan teknologi ini, antara lain :

(1) proses ekstraksi berlangsung dengan cepat,
(2) rekoveri pelarut yang cepat dan sempurna dengan kadar residu minimal dalam produk,
(3) lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan proses pelarut organik lainnya,
(4) Tidak Beracun
(5) Dapat digunakan dalam temperatur rendah dan medium

Gas yang dapat digunakan dalam metode ini antara lain Carbon dioxide(CO2), Freon, dan gas inert lainnya yang terdapat dipasaran. Penggunaan metode ini cukup singkat dibandingkan dengan metode konvensional. Karena menggunakan tekanan yang cukup tinggi 75 Barr – 200 Barr, maka perlu diperhatikan keselamatan kerjanya.

Hampir semua bahan alam atau bahan alam aromatik dapat di ekstrak menggunakan metode ini. Termasuk didalamnya jika kita ingin memproses absolute dan oleoresin. Saat ini yang sedang trend di Amerika adalah ekstraksi ganja untuk diambil canabidol nya.

Minyak atsiri, umumnya tersusun atas komponen hidrokarbon terpena dan turunannya, komponen teroksigenasi, pigmen, wax, resin dan flavonoid. Hidrokarbon terpena adalah senyawa tidak jenuh yang sangat mudah mengalami dekomposisi karena adanya pengaruh panas, cahaya dan oksigen. Proses ekstraksi dengan menggunakan fluida superkritis ini mampu meningkatkan fraksinasi minyak atsiri dan mengurangi kandungan senyawa terpena yang berpengaruh terhadap degradasi minyak atsiri.

Jenis metode yang digunakan pun saat ini sudah sangat bervariasi, tergantung dari produsen mesinnya. Produsen mesin terbanyak terdapat dari China, India, US dan Eropa. Sedangkan Indonesia ada beberapa perusahaan yang mencoba membuat pilot plannya.

Produsen Minyak atsiri dan aromatic chemical di Indonesia, saat ini masih dapat dihitung jari yang menggunakan alat ini dalam skala industri besar. Semoga kedepannya penggunaan metode ini dapat bertumbuh sehingga kita dapat menghasilkan produk produk lain yang lebih berkualitas dan dapat bersaing dengan Negara lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *