Beberapa tahun belakangan ini, ketika terjadi suatu transaksi pembelian minyak atsiri, khususnya minyak nilam, pengepul atau pembeli mulai melakukan uji bilangan asam. Hal ini dikarenakan mulai banyak minyak nilam yang dihasilkan oleh para penyuling memiliki bilangan asam melebihi nilai yang telah ditetapkan dalam SNI 06-2385-2006 dengan total bilangan asam adalah 8.
Naiknya bilangan asam dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama adalah faktor budidaya dan tempat tumbuhnya nilam memegang peranan cukup penting terhadap nilai bilangan asam. faktor kedua yaitu bersumber dari SDM yang mengelola penyulingan. Seringnya ketel untuk menyuling non stop menyebabkan kurangnya perhatian dalam merawat ketel. Dari hasil beberapa kali inspeksi, rutinitas membersihkan ketel penyulingan juga dapat membantu menurunkan bilangan asam pada miyak nilam.
Mengapa pengujian bilangan asam ini begitu penting dalam dunia minyak dan lemak?
Bilangan asam adalah ukuran dari jumlah asam lemak bebas, serta dihitung berdasarkan berat molekul dari asam lemak atau campuran asam lemak. Bilangan asam dinyatakan sebagai jumlah milligram KOH yang digunakan untuk menetralkan asam lemak bebas yang terdapat dalam 1 gram minyak atau lemak. Bilangan asam yang besar menunjukkan asam lemak bebas yang besar pula, yang berasal dari hidrolisa minyak atau lemak, ataupun karena proses pengolahan yang kurang baik. Makin tinggi bilangan asam, maka makin rendah kualitasnya.
Alat dan Bahan yang digunakan :
- Buret
- Statip
- labu erlenmeyer
- timbangan
- alkohol
- minyak atsiri(sampel)
- indikator phenol ptalin (indikator PP)
- KOH
- Air
Untuk membuat larutan KOH 0.1 N, maka yang perlu dipersiapkan adalah dengan menimbang 56.1 gram KOH lalu larutkan kedalam 1 L air.
Pengujian terhadap bilangan asam suatu minyak atsiri sebagai berikut :
- Menimbang 2,5 gram minyak atsiri dan labu Erlenmeyer 250 ml.
- Menambahkan 25 ml ethanol 98% dan 3 tetes indicator PP (phenophtalein)
- Mentitrasi dengan KOH 0,1 N hingga tercapai warna merah muda dan mencatat ml KOH yang digunakan
- Apabila dalam penentuan ini diperlukan KOH 0,1 lebih dari 10 ml, maka analisis harus diulangi lagi tetapi dengan menggunakan sampel 1 gr minyak yang dititrasi dengan KOH 0,5 N.

Bilangan asam suatu minyak didefinisikan sebagai jumlah milligram KOH yang diperlukan untuk menetralisir asam bebas dalam 1gr minyak atsiri dan dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut :
V x N x 56,1
bilangan asam = ————————–
W
V: volume KOH titran dalam mililiter
N: normalitas KOH
W: berat sampel
MR KOH : 56,1