Buku

TÉGUR PUTRA WALAING ATTAR

NOVEL · MW Dirgantara

tegur-putra-walaing-jalur-angin-cover

Jejak yang sama, jalan yang lebih dalam.

Setelah meninggalkan kehidupan sebagai tentara bayaran, Tégur menetap di Baghdad dan masuk ke dunia para 'attār-pedagang dan peracik bahan aromatik. Hidungnya yang tajam membawanya dari cengkih dan minyak menuju neraca, formula, obat, hingga tubuh manusia. Di sana Tégur belajar bahwa tidak semua hal dapat dikenali dari bau, dan tidak semua yang telah diukur dapat diselamatkan.

Baghdad perlahan memberinya pekerjaan, orang-orang yang mempercayainya, dan Mariam. Namun semakin kota itu terasa seperti rumah, semakin sering ia teringat pada Padmi dan Pu Nista yang menua di Walaing.

Sementara jalan menuju Rûm masih terbuka, Tégur harus menentukan satu hal yang selama bertahun-tahun selalu ia tunda:

Seberapa jauh ia masih akan pergi sebelum pulang?