Jeruk purut atau dalam nama latinnya Citrus histrix, merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri. Penggunaannya digunakan sebagai bahan aditif dalam minuman dan makanan. Beberapa wewangian juga memakai minyak jeruk purut (diperoleh dari daun atau kulit buahnya) sebagai komponennya.
Karakteristik minyak daunnya terutama didominasi oleh minyak atsiri (-)-(S)-citronelal (80%), sisanya adalah citronelol (10%), nerol dan limonena. Jeruk purut adalah istimewa karena pada jeruk-jeruk lainnya yang mendominasi adalah enantiomernya, (+)-(R)-citronelal (juga dapat ditemukan pada serai). Kulit buahnya memiliki komponen yang serupa dengan kulit buah jeruk nipis, dengan komponen utama adalah limonena dan β-pinena.
Di Indonesia, minyak jeruk purut paling banyak disuling dari ranting dan daun dengan rendemen 1% terna basah. Sentra minyak jeruk purut terdapat di Tulung Agung, Ngawi dan Madiun (seputaran gunung Wilis).
Jika daun jeruk purut itu disuling, dihasilkan minyak atsiri yang dari tidak berwarna (bening) sampai kehijauan (tergantung cara ekstraksi), minyak atsiri berbau harum mirip bau daun (jeruk purut).
Minyak atsiri hasil destilasi (penyulingan) menggunakan uap mengandung 30 hingga 57 jenis komponen kimia. Kandungan utama minyak daun jeruk purut adalah sitronelal dengan jumlah 81, 49%, sitronelol 8,22%, linalol 3,69% dan geraniol 0,31%.
Komponen lainnya ada dalam jumlah yang sedikit.Sedangkan dari kulit buahnya dapat mencapai rendemen 3%. Namun demikian dari sisi pemasaran, minyak jeruk purut atau dalam nama dagang internasionalnya Kaffir Lime masih sangat sedikit kebutuhannya dibandingkan dengan minyak atsiri jenis lainnya. Namun potensial untuk dikembangkan dan diusahakan. Sedangkan komponen utama dari kulit atau buah jeruk purut cenderung lebih dominan aroma Limonene nya daripada citronelal

Selain itu aroma yang keluar cenderung lebih segar. Minyak atsiri jeruk purut dapat digunakan sebagai pengharum ruangan, bahan parfum, dan mengubah citra rasa makanan menjadi lebih menarik. Selain itu, minyak atsiri jeruk juga memiliki manfaat kesehatan yang digunakan sebagai aroma terapi. Aroma jeruk dapat menstabilkan system syaraf, menimbulkan perasaan senang dan tenang, meningkatkan nafsu makan, dan penyembuhan penyakit.
