Dua abad mungkin cukup untuk mengubah sebuah peristiwa menjadi sejarah, tetapi tidak selalu cukup untuk menghapus jejak yang ditinggalkannya. Di antara dokumen yang tak lagi lengkap, angka yang tidak pernah benar-benar cocok, benda-benda yang bertahan melewati generasi, serta ingatan keluarga yang terus berubah ketika diwariskan, selalu ada sesuatu yang tertinggal—sesuatu yang mungkin kecil, samar, bahkan nyaris terlupakan, tetapi menyimpan potongan dari kebenaran yang pernah terjadi.
Itulah residu.
Dari sebuah botol tua bernomor 17, Arga dan Raras Sekar Wiradigda menelusuri jejak yang membawa mereka pada jaringan perdagangan, utang, kekuasaan, candu, bangsawan, dan pergolakan menjelang Geger Sepehi 1812.
Namun, semakin jauh mereka menelusuri masa lalu, semakin jelas bahwa sejarah tidak pernah meninggalkan dirinya dalam bentuk yang utuh.
Yang tersisa hanyalah dokumen - Angka - Benda - Ingatan. Dan potongan-potongan cerita yang menunggu untuk disusun kembali.
RESIDU 1812 bukan sekadar tentang apa yang pernah terjadi.
Ia adalah tentang bagaimana kita mencoba memahami masa lalu ketika setiap orang hanya meninggalkan sebagian dari kebenaran.
Kini, perjalanan itu telah menjadi sebuah buku.
📖 RESIDU 1812
Sebuah karya yang telah selesai ditulis,
tetapi mungkin baru benar-benar dimulai ketika kamu membacanya.
📚 Dapatkan bukunya melalui:
🌐 Web: mitraaksaramedia.com
📱 WhatsApp: +62 851-2279-9986
Penerbit Mitra Aksara Media
Menginspirasi dengan Karya
#residu1812 #bukubaru #telahterbit #mitraaksaramedia #fiksisejarah #menginspirasidengankarya
