Setelah beberapa tahun diskusi, akhirnya kami menerbitkan parfum by wignja. Ceritanya bermula ketika kita berkunjung ke tempat Pak Moe Alkaff, Hausser Perfume di Tuban. Kita berdiskusi panjang seperti sebelumnya kalau kita berkunjung. selalu ada cerita.
Pak Moe, bisa tidak buatkan kami parfum? sejak uji coba CAT sebelumnya, saya sudah melekat sekali ciri khas Pak Moe ini. Tapi saat itu saya masih belum memutuskan membuat pada saat pertama. baru setelah kedatangan kedua dan rundingan bareng kolega, kami memutuskan untuk memesan 3 parfum untuk Wignja. Nantinya akan menjadi Ockla dan Kartikeya. Satunya lagi mungkin akan kita keluarkan bersama series buku novel saya.

Ockla ini 30% komponennya adalah minyak nilam. Minyak nilam yang kita tanam dengan petani kita sendiri, minyak nilam hasil daerah yang membantu perekonomian petani nilam di beberapa wilayah di Sulawesi yang kami bina. Maka Ockla ini satu kebanggan bagi kami untuk menghadirkan produk ini. Teman teman bisa klik Ockla Kalau mau beli bisa via Shopee atau bisa kontak Wignja ya di website, klik aja logo wignja di web ini.
Video diatas adalah ulasan yang dilakukan oleh Pierre Larzzat, mahasiswa magang dari ISIPCA Perancis yang magang di Taruwangi selama 3 bulan. diakhir masa magangnya kami minta dia untuk mereview dan merancang parfum dari rawmat natural
