Atsiri

Anafilaksis dan Minyak Atsiri

Bagi para pengguna minyak atsiri, para member MLM dengan produk minyak atsiri dan Para enterpreneur yang bergerak dibidang usaha minyak atsiri retail, ada baiknya untuk memperhatikan efek – efek dari minyak atsiri. Karena Penggunaan minyak atsiri tidak serta merta aman digunakan, bahkan dengan claim therapeutic grade sekalipun. Therapeutic grade tidak diatur, ditetapkan ataupun didukung oleh negara manapun, melainkan hanya bahasa marketing yang digunakan untuk mempercantik dan membuat yakin barang dagangan minyak atsiri itu sendiri.

Berikut ini saya ambilkan suatu contoh kasus yang dialami oleh Annelise Fratella-Lentz’s :

Annelise sedang dirawat akibat Anafilaksis
Annelise Fratella-Lentz’s sedang dirawat akibat Anafilaksis, Sumber : FB Tisserand Training

Berikut Pernyataan Annelise :

Pernyataan Annelise
Pernyataan Annelise

Bila merujuk pada bahasa Kedokteran, Anafilaksis merupakan suatu reaksi alergi berat yang terjadi tiba-tiba dan dapat menyebabkan kematian. Anafilaksis biasanya ditunjukkan oleh beberapa gejala termasuk di antaranya ruam gatal, pembengkakan tenggorokan, dan tekanan darah rendah. Reaksi ini umumnya disebabkan oleh gigitan serangga, makanan, dan obat.

Ada beberapa pendapat yang menyatakan bahwa minyak atsiri tidak mungkin menyebabkan anafilaksis karena dalam kandungan minyak atsiri tidak ditemukan adanya senyawa protein. Pernyataan tersebut mengacu pada penyebab Anafilaksis yang terjadi karena adanya pelepasan protein dari jenis sel darah putih tertentu. Protein ini merupakan senyawa yang dapat memicu reaksi alergi atau menyebabkan reaksi lebih berat. Namun, seperti kita ketahui bahwa logam seperti nikel ataupun penisilin juga tidak mempunyai rangkaian protein, namun juga dapat menyebabkan alergi yang parah(scott Johnson).

Tidak semua minyak atsiri yang murni itu aman digunakan, perlu kita ketahui, minyak – minyak atsiri seperti kayumanis (cinnamaldehide), cengkeh (eugenol), bergamot (bergapten), dan masih banyak lagi senyawa – senyawa yang terkandung dalam minyak atsiri menyebabkan iritasi dan alergi.

Menarik saya angkat karena istri saya sendiri juga mengalami pasca menyuling minyak kayumanis tiba – tiba seluruh badannya bengkak dan muncul ruam merah seperti yang dialami oleh Annelise, namun beruntung masih dapat ditangani dengan cepat. Apabila anda mengalami hal yang sama, harap langsung menemui atau menuju petugas medis setempat.

Untuk itu perlu anda sekalian, baik penjual maupun pembeli untuk mengetahui tentang minyak atsiri yang digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *